WhatsApp: +62 ​813 8778 1400

Phone: +62 322 622 129

Koordinat: ​6°52'02"S 112°25'24"E

Fax: +62 322 622 428

 Dock@DPL

DPL Talks: Saat Akademisi FTK ITS Bertemu Industri Galangan Kapal

Ilmu dan industri tidak seharusnya berjalan sendiri-sendiri. Ilmu membutuhkan ruang penerapan, sementara industri membutuhkan pengetahuan untuk terus berkembang.

Semangat inilah yang terlihat dalam kunjungan Fakultas Teknik Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (FTK ITS) Surabaya ke PT Dok Pantai Lamongan (DPL) pada 5 Agustus 2026.

Dalam kegiatan ini, sepuluh dosen muda FTK ITS bersama Dekan FTK ITS, Dr. Ing. Ir. Setyo Nugroho, hadir di fasilitas DPL dalam rangka program Capacity Building Dosen Muda FTK untuk Industri Maritim.

Melalui DPL Talks, PT Dok Pantai Lamongan mendokumentasikan pertemuan ini sebagai bagian dari upaya menjembatani dunia akademik dan industri galangan kapal. Kegiatan ini tidak hanya menjadi kunjungan industri, tetapi juga ruang diskusi, pertukaran pengetahuan, dan penjajakan kolaborasi yang lebih luas.

WA Channel PT Dok Pantai Lamongan

Apa Itu DPL Talks?

DPL Talks adalah seri artikel PT Dok Pantai Lamongan yang mendokumentasikan kegiatan berbagi pengetahuan, edukasi industri, kunjungan, program magang, capacity building, dan kolaborasi pembelajaran bersama dunia pendidikan.

Series ini hadir untuk mempertemukan industri maritim dengan kampus, sekolah, komunitas, peneliti, dan profesional muda. DPL Talks tidak hanya menjadi ruang bagi DPL untuk berbagi pengalaman, tetapi juga ruang untuk mendengar, belajar, dan membuka peluang kolaborasi baru.

Bagi DPL, pengetahuan yang dibagikan adalah investasi penting bagi masa depan industri maritim Indonesia.

Kunjungan FTK ITS ke PT Dok Pantai Lamongan

Kunjungan FTK ITS ke PT Dok Pantai Lamongan berlangsung sebagai bagian dari program Capacity Building Dosen Muda FTK untuk Industri Maritim.

Program ini lahir dari kesadaran bahwa pendidik juga perlu mengenal industri secara langsung. Dengan memahami realitas di lapangan, ilmu yang disampaikan di ruang kuliah dapat menjadi lebih relevan, kontekstual, dan dekat dengan kebutuhan industri.

See also  CSR DPL di Desa Sidokelar: Kepedulian untuk Generasi Muda

Kehadiran para dosen muda FTK ITS di DPL menjadi momen penting. Mereka tidak hanya melihat fasilitas galangan, tetapi juga berdiskusi langsung dengan tim DPL mengenai perkembangan industri, tantangan teknis, dan peluang kolaborasi riset ke depan.

Sambutan Pembuka: Ilmu dan Industri Saling Membutuhkan

Kegiatan dimulai di Education Center PT Dok Pantai Lamongan. Acara dibuka dengan sambutan dari Direktur Business Development PT Dok Pantai Lamongan, Bapak Zacharias Santoso.

Dalam sambutannya, Pak Zacharias menekankan bahwa ilmu dan industri merupakan dua hal yang saling membutuhkan. Ilmu membutuhkan penerapan agar tidak berhenti sebagai gagasan, sementara industri membutuhkan pengetahuan agar dapat terus maju.

Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Dekan FTK ITS, Dr. Ing. Ir. Setyo Nugroho. Beliau menyampaikan apresiasi atas kesempatan mengunjungi DPL dan melihat langsung kapabilitas galangan kapal di Lamongan.

Dekan FTK ITS juga menegaskan bahwa kunjungan ini berangkat dari keinginan FTK ITS untuk semakin dekat dengan dunia industri. Harapannya, diskusi yang terjadi tidak berhenti sebagai pertemuan satu hari, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi yang menghasilkan manfaat nyata.

Induksi HSE: Keselamatan Sebelum Masuk Area Galangan

Sebelum memasuki area operasional, seluruh rombongan mengikuti induksi HSE. Sesi ini menjadi prosedur wajib bagi setiap tamu yang masuk ke fasilitas galangan PT Dok Pantai Lamongan.

Induksi HSE membantu peserta memahami standar keselamatan, aturan area kerja, potensi risiko, dan perilaku aman selama berada di lingkungan galangan kapal.

Menariknya, sesi ini dipandu oleh tim HSE DPL yang merupakan alumni ITS. Kesamaan almamater membuat suasana lebih dekat dan komunikatif. Pesan keselamatan pun tersampaikan dengan lebih ringan, tetapi tetap serius.

Bagi DPL, keselamatan selalu menjadi prioritas utama. Karena itu, setiap kegiatan kunjungan industri diawali dengan pemahaman dasar tentang HSE sebelum peserta melihat area operasional secara langsung.

Tur Fasilitas: Melihat Slipway dan Workshop DPL

Setelah induksi HSE, rombongan FTK ITS diajak mengunjungi beberapa titik utama fasilitas PT Dok Pantai Lamongan. Area yang dikunjungi mencakup slipway, Workshop Hull, dan Workshop Mechanic.

Di area slipway, para peserta dapat melihat berbagai kapal dengan jenis dan ukuran berbeda. Pemandangan ini memberi gambaran langsung tentang skala pekerjaan docking dan perbaikan kapal yang berlangsung di DPL.

See also  Jurusan Teknik Perkapalan: Prospek & Karier

Salah satu momen yang berkesan terjadi saat salah satu dosen menyampaikan kekagumannya melihat banyak kapal berjejer di area galangan. Bagi akademisi yang selama ini lebih sering bekerja dengan teori, model, dan diagram, pengalaman ini memberi konteks nyata tentang industri galangan kapal.

Kunjungan ke Workshop Hull dan Workshop Mechanic juga memberi pemahaman lebih konkret. Peserta dapat melihat bagaimana pekerjaan struktur kapal, perbaikan teknis, dan dukungan mekanik dilakukan dalam lingkungan kerja galangan.

Presentasi dan Diskusi Strategis

Setelah sesi ISHOMA, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi dua arah antara DPL dan FTK ITS.

DPL membuka sesi dengan memaparkan perkembangan perusahaan, milestone, kapabilitas, serta arah strategis ke depan. Pemaparan ini memberi gambaran tentang bagaimana DPL membangun posisinya sebagai galangan kapal di Jawa Timur.

FTK ITS kemudian menyampaikan profil fakultas serta berbagai teknologi yang sedang dan telah dikembangkan. Presentasi ini membuka ruang untuk melihat potensi hubungan antara riset akademik dan kebutuhan industri maritim.

Diskusi berlangsung aktif dan terbuka. Beberapa isu strategis dibahas, mulai dari arah pembangunan maritim nasional, perkembangan Liquefied Natural Gas (LNG), hingga potensi kolaborasi riset antara DPL dan FTK ITS.

Diskusi juga melibatkan Head of Department dan karyawan DPL yang merupakan alumni ITS. Hal ini membuat suasana pertemuan terasa lebih dekat, sekaligus memperkuat hubungan antara almamater dan dunia kerja.

Potensi Kolaborasi Riset dan Industri

Kunjungan ini membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara PT Dok Pantai Lamongan dan FTK ITS.

Bagi kampus, akses ke industri galangan kapal memberi ruang pembelajaran yang lebih nyata. Dosen dan peneliti dapat melihat tantangan teknis di lapangan, sehingga topik riset dapat diarahkan pada kebutuhan industri yang relevan.

Bagi DPL, kolaborasi dengan FTK ITS dapat membuka peluang pengembangan teknologi, peningkatan proses, dan pertukaran pengetahuan. Industri membutuhkan masukan akademik agar dapat terus beradaptasi dengan perubahan teknologi dan standar maritim.

Potensi kolaborasi ini dapat berkembang dalam berbagai bentuk. Mulai dari riset terapan, program magang, kunjungan industri, capacity building, diskusi teknis, hingga pengembangan solusi untuk kebutuhan galangan kapal.

See also  Perbaikan Kapal Jawa Timur | PT Dok Pantai Lamongan

Menjembatani Akademik dan Industri Maritim

Kegiatan DPL Talks bersama FTK ITS menunjukkan bahwa hubungan antara akademik dan industri perlu terus diperkuat.

Dunia pendidikan memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia, riset, dan gagasan baru. Di sisi lain, industri menyediakan ruang penerapan, pengalaman lapangan, dan tantangan nyata yang dapat memperkaya proses pembelajaran.

Ketika keduanya bertemu, kolaborasi yang lebih bermakna dapat terbentuk. Kampus tidak hanya melihat industri dari luar, dan industri tidak hanya melihat kampus sebagai sumber lulusan. Keduanya dapat saling mengisi.

PT Dok Pantai Lamongan melihat hubungan ini sebagai bagian dari komitmen jangka panjang. DPL ingin terus menjadi jembatan antara ilmu maritim dan praktik industri galangan kapal.

Penutup: Awal dari Kolaborasi yang Lebih Besar

Kegiatan bersama FTK ITS ditutup dengan penyerahan cindera mata dari DPL kepada rombongan. Momen ini menjadi simbol dari pertemuan yang diharapkan tidak berhenti sebagai kunjungan satu kali.

Lebih dari sekadar agenda capacity building, kunjungan ini menjadi awal dari percakapan yang lebih panjang. Dari diskusi yang terjadi, terbuka peluang untuk membangun kolaborasi riset, pengembangan teknologi, dan pertukaran pengetahuan antara DPL dan FTK ITS.

Pada akhirnya, ilmu dan industri memang saling membutuhkan. Ilmu menjadi lebih kuat ketika menemukan ruang penerapan. Industri juga menjadi lebih maju ketika terbuka pada pengetahuan, riset, dan inovasi.

PT Dok Pantai Lamongan siap menjadi jembatan di antara keduanya.

PT Dok Pantai Lamongan — Premier Shipyard of Choice.

Mari Berkolaborasi Bersama DPL

PT Dok Pantai Lamongan terbuka untuk kolaborasi dengan institusi pendidikan, kampus, peneliti, komunitas, dan mitra industri yang ingin mengenal dunia galangan kapal secara lebih dekat.

Bagi institusi pendidikan dan penelitian, DPL membuka peluang diskusi untuk kunjungan industri, capacity building, program magang, riset terapan, dan kolaborasi pembelajaran bersama industri maritim.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi dplamongan.co.id atau halaman Contact Us di website resmi PT Dok Pantai Lamongan.

Bagi mitra bisnis dan calon klien, DPL juga menyediakan layanan docking, reparasi kapal, pembangunan kapal, konversi, dan modifikasi kapal melalui fasilitas galangan terintegrasi di Lamongan, Jawa Timur.