Pengelasan bukan sekadar menyambung baja, di industri kapal, satu sambungan las menentukan kekuatan struktur laut, tanpa sertifikasi welder, risiko retak, kebocoran, hingga kegagalan struktur meningkat.
Artikel ini membahas jenis sertifikasi welder, level P1–P3, posisi 1G–6G, proses uji kompetensi, hingga peran krusialnya dalam ship repair dan ship building di galangan kapal profesional.
Quick Answer
Sertifikasi welder adalah pengakuan resmi atas kompetensi juru las dalam melakukan pengelasan sesuai standar teknis dan keselamatan.
Dalam industri galangan kapal, sertifikasi memastikan setiap sambungan struktur memenuhi persyaratan klasifikasi, quality control, dan keselamatan maritim.
Apa Itu Sertifikasi Welder?
Sertifikasi welder adalah bukti bahwa seorang juru las telah lulus uji teori dan praktik sesuai standar tertentu.
Sertifikasi ini mengacu pada:
- WPS (Welding Procedure Specification)
- WPQR (Welding Procedure Qualification Record)
- Jenis material baja
- Posisi pengelasan
- Metode las (SMAW, FCAW, GTAW, dll.)
Dalam proyek kapal, pengelasan tidak boleh dilakukan tanpa kompetensi teruji.
Karena itu, sertifikasi menjadi bagian dari sistem manajemen mutu.
Mengapa Sertifikasi Welder Penting di Industri Kapal?
Struktur kapal bekerja dalam kondisi ekstrem.
Tekanan air laut, getaran mesin, dan beban muatan memberikan tekanan konstan pada sambungan las.
Jika pengelasan tidak memenuhi standar:
- Retak mikro dapat muncul
- Sambungan tidak memiliki penetrasi penuh
- Struktur kehilangan kekuatan
Sertifikasi memastikan welder mampu mengikuti WPS dengan presisi.
Ini bukan formalitas administratif.
Ini adalah fondasi keselamatan.
Jenis Sertifikasi Welder
Sertifikasi berbeda berdasarkan lingkup dan standar.
Berikut ringkasannya.
| Jenis Sertifikasi | Digunakan Untuk | Lingkup |
|---|---|---|
| Sertifikasi Nasional | Proyek domestik | BNSP |
| Sertifikasi Klasifikasi | Galangan kapal | Industri maritim |
| Sertifikasi Internasional | Proyek global | AWS / ISO |
| Sertifikasi Posisi | Struktur kompleks | 1G–6G |
Setiap proyek kapal dapat mensyaratkan kombinasi beberapa sertifikasi.
Level Sertifikasi: P1, P2, dan P3
Pertanyaan umum adalah perbedaan level kompetensi.
Apa Beda P1, P2, dan P3?
| Level | Kompetensi |
|---|---|
| P1 | Dasar, pengelasan sederhana |
| P2 | Menengah, struktur kompleks |
| P3 | Lanjutan, proyek kritis dan spesialis |
Di galangan kapal, welder P2 dan P3 sering menangani:
- Steel renewal
- Penguatan frame
- Modifikasi struktur
Level ini mencerminkan pengalaman dan kemampuan teknis.
Posisi Las: 1G–6G dan 1F–3F
Kode posisi las menunjukkan tingkat kesulitan.
| Kode | Posisi |
|---|---|
| 1G | Flat |
| 2G | Horizontal |
| 3G | Vertical |
| 4G | Overhead |
| 6G | All position (pipa miring) |
Untuk fillet weld:
| Kode | Keterangan |
|---|---|
| 1F | Fillet flat |
| 2F | Fillet horizontal |
| 3F | Fillet vertical |
Posisi 6G dikenal sebagai salah satu yang paling kompleks.
Proyek kapal sering membutuhkan welder dengan sertifikasi multi-posisi.
Framework Proses Sertifikasi Welder
Sertifikasi dilakukan melalui tahapan sistematis.
Step 1 – Pelatihan Teori
Welder mempelajari WPS, jenis material, dan teknik pengelasan.
Step 2 – Uji Praktik
Pengelasan dilakukan sesuai metode dan posisi tertentu.
Step 3 – Pengujian NDT
Hasil las diperiksa menggunakan:
- Ultrasonic test
- Radiography test
- Visual inspection
Step 4 – Evaluasi Asesor
Assessor menilai kualitas penetrasi dan struktur sambungan.
Step 5 – Penerbitan Sertifikat
Jika lulus, sertifikat diterbitkan sesuai lingkup uji.
Step 6 – Re-Qualification
Sertifikasi memiliki masa berlaku dan harus diperbarui.
Framework ini memastikan kompetensi tetap konsisten.
Berapa Lama Pelatihan dan Masa Berlaku Sertifikat?
Durasi pelatihan tergantung:
- Level sertifikasi
- Metode las
- Pengalaman sebelumnya
Sertifikat tidak berlaku seumur hidup.
Welder perlu mengikuti re-qualification secara berkala.
Tujuannya menjaga standar mutu.
Berapa Biaya Sertifikasi Welder?
Biaya sertifikasi tergantung pada beberapa faktor:
- Level kompetensi
- Metode las
- Posisi pengujian
- Lembaga pelaksana
Dalam sistem nasional, terdapat peran:
- BNSP sebagai regulator
- LSP sebagai pelaksana uji
BNSP menetapkan standar.
LSP melaksanakan asesmen kompetensi.
Pemahaman ini penting sebelum mengikuti sertifikasi.
Prospek Karier dan Gaji Welder
Pertanyaan tentang gaji sering muncul.
Penghasilan welder dipengaruhi oleh:
- Level sertifikasi
- Pengalaman
- Lokasi kerja
- Proyek offshore atau onshore
Welder tersertifikasi pada proyek maritim dan offshore memiliki peluang lebih luas.
Namun kualitas dan konsistensi tetap menjadi faktor utama.
Contoh Nyata: Sertifikasi dalam Proyek Steel Renewal
Dalam proyek penggantian plat kapal, struktur lambung harus dilas ulang.
Jika welder tidak tersertifikasi:
- Sambungan bisa mengalami porositas
- Retak dapat muncul setelah kapal beroperasi
Sebaliknya, welder tersertifikasi mampu:
- Mengikuti WPS secara tepat
- Menghasilkan weld bead konsisten
- Lulus uji NDT dan approval klasifikasi
Proyek docking skala besar membutuhkan welder dengan sertifikasi aktif dan terdokumentasi.
Peran Sertifikasi dalam Industri Galangan Kapal
Galangan kapal profesional memastikan seluruh welder memiliki sertifikasi aktif.
PT Dok Pantai Lamongan (DPL) dikenal sebagai Premier Shipyard of Choice.
Dengan pengalaman lebih dari 1.500 proyek docking & repair, DPL menempatkan kualitas pengelasan sebagai prioritas utama.
Sebagai One Stop Service Shipyard, DPL menyediakan:
- Ship Repair & Docking
- Ship Building (New Building)
- Ship Conversion & Modification
- Bollard Pull Test hingga 100 ton SWL
- Floating Repair Project seluruh Indonesia
Seluruh proses didukung:
- ISO 9001
- ISO 14001
- ISO 45001
- SMK3
Fasilitas lengkap seperti Slipway, Drydock, Floating Area, serta Airbag & Winch memastikan pekerjaan pengelasan dilakukan dalam lingkungan terkendali dan aman.
Standar ini memperkuat integritas struktur kapal dalam jangka panjang.
Common Mistakes Terkait Sertifikasi Welder
- Menggunakan sertifikat yang sudah tidak aktif.
- Tidak mencocokkan posisi las dengan lingkup sertifikat.
- Mengabaikan WPS.
- Tidak melakukan NDT.
- Tidak mendokumentasikan hasil pengelasan.
Kesalahan ini dapat berdampak pada kualitas proyek.
Tujuan dan Manfaat Sertifikasi Welder
Sertifikasi bukan sekadar dokumen.
Tujuannya adalah:
- Menjamin keselamatan
- Menjaga kualitas struktur
- Memenuhi standar klasifikasi
- Meningkatkan profesionalisme
Di industri maritim, sertifikasi menjadi bagian dari sistem kontrol mutu.
FAQ Seputar Sertifikasi Welder
Apa itu sertifikasi welder?
Pengakuan resmi atas kompetensi juru las sesuai standar teknis.
Apa beda P1, P2, dan P3?
Level kompetensi dari dasar hingga lanjutan.
Apa itu 6G?
Posisi las paling kompleks dengan pipa miring.
Sertifikat BNSP berlaku seumur hidup?
Tidak. Perlu re-qualification berkala.
Dimana mengurus sertifikat welder?
Melalui LSP yang terlisensi BNSP.
Berapa lama pelatihan welder?
Tergantung level dan metode las.
Apakah tukang las butuh sertifikat?
Untuk proyek industri dan galangan kapal, ya.
Apa itu WPS?
Dokumen prosedur pengelasan yang wajib diikuti.
Checklist Evaluasi Sertifikasi Welder
- ✔ Sertifikat masih aktif
- ✔ Sesuai metode las
- ✔ Sesuai posisi pengelasan
- ✔ WPS tersedia
- ✔ NDT dilakukan
- ✔ Dokumentasi lengkap
Kesimpulan
Sertifikasi welder adalah fondasi kualitas dalam industri galangan kapal.
Pengelasan yang presisi dan terdokumentasi menentukan keselamatan struktur laut.
Tanpa sertifikasi, risiko kegagalan meningkat.
Jika kapal Anda membutuhkan perbaikan, pembangunan, atau modifikasi dengan standar keselamatan tinggi, ketepatan waktu, dan kualitas teruji, PT Dok Pantai Lamongan (DPL) hadir sebagai galangan kapal pilihan dengan fasilitas lengkap, pengalaman lebih dari 1.500 proyek docking, serta layanan one stop service untuk kebutuhan maritim Anda.

Fadel Diza adalah Digital Marketing di PT Dok Pantai Lamongan. Ia memiliki ketertarikan besar pada dunia galangan kapal, khususnya perkembangan industri maritim serta pemanfaatan strategi digital untuk memperkuat daya saing perusahaan di sektor tersebut.
Melalui berbagai konten dan tulisan, Fadel Diza berbagi wawasan, informasi terkini, serta insight pemasaran digital yang relevan untuk industri galangan kapal dan maritim. Tujuannya adalah membantu pembaca memahami perkembangan industri secara lebih mudah dan aplikatif. Temukan lebih banyak tentang Fadel Diza di LinkedIn
