WhatsApp: +62 ​813 8778 1400

Phone: +62 322 622 129

Koordinat: ​6°52'02"S 112°25'24"E

Fax: +62 322 622 428

 Dock@DPL

Plat Kapal: Jenis dan Proses Penggantian di Galangan Kapal

plat kapal

Plat kapal adalah lembaran baja struktural yang membentuk lambung, dek, dan sekat kapal.

Plat ini harus memenuhi standar klasifikasi, memiliki ketebalan sesuai desain, serta dilindungi coating yang tepat agar mampu bertahan terhadap korosi dan beban operasional.

Apa Itu Plat Kapal?

Plat kapal adalah elemen utama dalam konstruksi struktur kapal.

Tanpa plat baja, kapal tidak memiliki kekuatan struktural untuk mengapung dan menahan tekanan air laut.

Plat kapal biasanya digunakan pada:

  • Bottom shell (dasar kapal)
  • Side shell (sisi lambung)
  • Deck (dek utama)
  • Bulkhead (sekat antar ruang)
  • Tank top (area tangki)

Material yang digunakan umumnya baja karbon atau marine grade steel sesuai standar klasifikasi.

Plat bekerja bersama frame dan stiffener untuk menciptakan sistem struktur yang kuat dan stabil.

See also  Oil Barge: Fungsi, Spesifikasi & Docking Shipyard

Jenis Plat Kapal Berdasarkan Lokasi dan Fungsi

Setiap bagian kapal membutuhkan spesifikasi berbeda.

Berikut ringkasan jenis plat kapal.

Jenis Plat Lokasi Fungsi Utama
Bottom Plate Dasar kapal Menahan tekanan air
Side Shell Plate Sisi lambung Struktur utama
Deck Plate Dek Menahan beban operasional
Bulkhead Plate Sekat Membagi kompartemen
Tank Top Plate Tangki Menahan fluida

Pemilihan jenis plat harus mengikuti desain struktur awal dan aturan klasifikasi kapal.

Standar Ketebalan Plat Kapal

Ketebalan plat kapal tidak bisa ditentukan sembarangan.

Faktor yang memengaruhi antara lain:

  • Ukuran kapal
  • Deadweight tonnage (DWT)
  • Jenis muatan
  • Area pemasangan
  • Standar klasifikasi

Berapa Tebal Plat Kapal?

Sebagai gambaran umum:

  • Kapal kecil: 6–10 mm
  • Kapal menengah: 10–18 mm
  • Bulk carrier besar: 20 mm atau lebih

Namun ketebalan minimum harus mengikuti aturan klasifikasi.

Jika ketebalan aktual turun di bawah batas aman, penggantian wajib dilakukan.

Cara Menghitung Berat Plat

Pertanyaan ini sering muncul.

Berikut rumus standar perhitungan berat plat baja.

Rumus Berat Plat Baja

Berat (kg) = Panjang (m) × Lebar (m) × Tebal (m) × 7.850

Angka 7.850 adalah massa jenis baja (kg/m³).

Contoh 1: Plat 8 mm

Ukuran 1 m × 2 m, tebal 8 mm (0,008 m)

1 × 2 × 0,008 × 7.850 = 125,6 kg

Contoh 2: Plat 10 mm

Ukuran 1,5 m × 3 m, tebal 10 mm (0,01 m)

1,5 × 3 × 0,01 × 7.850 = 353,25 kg

Contoh 3: Plat 3 mm

Ukuran 1 m × 1 m, tebal 3 mm (0,003 m)

1 × 1 × 0,003 × 7.850 = 23,55 kg

Perhitungan ini membantu estimasi kebutuhan material saat proses steel renewal.

Apa Itu Plat Black?

Plat black sering disebut plat hitam.

Plat ini adalah baja karbon tanpa lapisan galvanis.

Ciri utamanya:

  • Warna gelap alami
  • Tidak dilapisi zinc
  • Umum digunakan pada struktur kapal

Plat black banyak dipakai untuk:

  • Lambung kapal
  • Frame struktural
  • Dek utama
See also  Hatch Cover Kapal: Fungsi, Jenis, dan Perawatan

Namun plat ini tetap membutuhkan coating marine grade agar tahan korosi.

Beda Plat Black dan Plat Galvanis

Aspek Plat Black Plat Galvanis
Lapisan Pelindung Tidak ada Zinc coating
Ketahanan Korosi Sedang Lebih baik untuk lingkungan ringan
Penggunaan Struktur Kapal Umum Terbatas
Harga Relatif stabil Lebih tinggi karena coating

Dalam konstruksi kapal besar, biasanya digunakan baja marine grade dengan sistem coating khusus, bukan galvanis biasa.

Strip, Plate, dan Bar: Apa Bedanya?

Istilah ini sering membingungkan.

Berikut perbedaannya.

Material Bentuk Fungsi
Plate Lembaran lebar Struktur utama
Strip Potongan memanjang Penguat tambahan
Bar Batangan solid Frame atau stiffener

Memahami perbedaan ini penting saat perencanaan penggantian struktur.

Penyebab Kerusakan Plat Kapal

Plat kapal mengalami tekanan setiap hari.

Beberapa penyebab utama kerusakan:

1) Korosi

Air laut dan kelembapan mempercepat oksidasi baja.

2) Abrasi

Muatan curah seperti batu bara atau nikel dapat mengikis permukaan.

3) Fatigue Stress

Gelombang laut menyebabkan tekanan berulang.

4) Impact Damage

Benturan saat sandar atau grounding.

Semua faktor ini harus dimonitor melalui inspeksi rutin.

Framework Proses Penggantian Plat Kapal

Penggantian plat kapal dilakukan secara sistematis.

Step 1 – Visual Inspection

Dilakukan saat docking untuk mendeteksi retak dan korosi.

Step 2 – Ultrasonic Thickness Measurement

Mengukur ketebalan aktual plat.

Step 3 – Steel Renewal Planning

Menentukan area yang harus dipotong dan diganti.

Step 4 – Cutting & Welding

Plat lama dipotong dan diganti dengan plat baru sesuai spesifikasi.

Welding mengikuti WPS (Welding Procedure Specification).

Step 5 – NDT Inspection

Dilakukan pengujian non-destruktif untuk memastikan kualitas sambungan.

Step 6 – Coating & Class Approval

Plat dilindungi dengan marine coating dan diperiksa oleh klasifikasi.

Proses ini memastikan kapal tetap memenuhi standar keselamatan.

Contoh Proyek Penggantian Plat

Sebuah kapal kargo mengalami penurunan ketebalan bottom plate sebesar 22%.

See also  Motor Vessel (MV): Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

Inspeksi menunjukkan korosi akibat paparan air laut.

Langkah yang dilakukan:

  • Steel plate renewal
  • Welding sesuai prosedur
  • Ultrasonic re-check
  • Coating ulang
  • Approval klasifikasi

Proyek seperti ini membutuhkan fasilitas drydock dan tenaga bersertifikasi.

Apakah Kapal Punya Plat Nomor?

Kapal tidak menggunakan plat nomor seperti kendaraan.

Namun kapal memiliki identifikasi resmi, seperti:

  • IMO Number
  • Official Number
  • Call Sign
  • Sertifikat klasifikasi

Identitas ini memastikan legalitas dan keselamatan operasional kapal.

Peran Galangan dalam Penggantian Plat

Penggantian membutuhkan:

  • Drydock kapasitas memadai
  • Workshop fabrikasi
  • Tenaga welding tersertifikasi
  • Peralatan NDT

PT Dok Pantai Lamongan (DPL) hadir sebagai Premier Shipyard of Choice dengan pengalaman lebih dari 1.500 proyek docking & repair.

Sebagai One Stop Service Shipyard, DPL menyediakan:

  • Ship Repair & Docking
  • Ship Building (New Building)
  • Ship Conversion & Modification
  • Bollard Pull Test hingga 100 ton SWL
  • Floating Repair Project seluruh Indonesia

Didukung sertifikasi:

  • ISO 9001
  • ISO 14001
  • ISO 45001
  • SMK3

Fasilitas lengkap meliputi Slipway, Drydock, Floating Area, serta Airbag & Winch.

Pendekatan ini memastikan penggantian plat dilakukan presisi, aman, dan sesuai standar klasifikasi.

Common Mistakes dalam Penggantian Plat

  • Salah spesifikasi baja.
  • Welding tanpa prosedur resmi.
  • Tidak melakukan NDT.
  • Tidak coating ulang.
  • Tidak meminta class approval.

Kesalahan ini berisiko pada keselamatan kapal.

FAQ Seputar Plat

Apa itu plat kapal?

Lembaran baja struktural pembentuk lambung kapal.

Berapa tebal plat kapal?

Umumnya 6–20 mm atau lebih tergantung ukuran kapal.

Cara hitung berat plat kapal?

Gunakan rumus P × L × T × 7.850.

Apa itu plat black?

Plat baja karbon tanpa lapisan galvanis.

Plat galvanis apakah kuat?

Kuat untuk lingkungan ringan, namun struktur kapal memerlukan standar marine grade.

Kapan plat kapal harus diganti?

Saat ketebalan turun di bawah batas klasifikasi.

Checklist Evaluasi

  • ✔ Ketebalan sesuai standar
  • ✔ Tidak ada retak struktural
  • ✔ Coating dalam kondisi baik
  • ✔ NDT dilakukan
  • ✔ Welding sesuai WPS
  • ✔ Class approval lengkap

Kesimpulan

Plat kapal adalah fondasi kekuatan struktur laut.

Inspeksi dan penggantian tepat waktu menentukan keselamatan dan umur operasional kapal.

Jika kapal Anda membutuhkan perbaikan, pembangunan, atau modifikasi dengan standar keselamatan tinggi, ketepatan waktu, dan kualitas teruji, PT Dok Pantai Lamongan (DPL) hadir sebagai galangan kapal pilihan dengan fasilitas lengkap, pengalaman lebih dari 1.500 proyek docking, serta layanan one stop service untuk kebutuhan maritim Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan docking space segera. Konsultasi Sekarang

X