Lamongan Shorebase adalah fasilitas pelabuhan dan logistik maritim di Tanjung Pakis, Jawa Timur, dengan jetty hingga 13.5 meter LWS, crane 120 ton, anchorage area terstruktur, serta sistem HSE dan ISPS Code compliant untuk mendukung aktivitas offshore dan supply vessel.
Apa Itu Lamongan Shorebase?
Lamongan Shorebase berlokasi di pesisir utara Jawa Timur pada koordinat 06°52’04” S dan 112°25’04” E.
Fasilitas ini dirancang sebagai multi-user integrated support base untuk kebutuhan maritim dan offshore.
Operasionalnya berjalan dengan standar Health, Safety & Environment (HSE) tinggi serta kepatuhan ISPS Code.
Spesifikasi Teknis Jetty Lamongan Shorebase
Berikut ringkasan teknis berdasarkan Port Information Rev.10 (June 2024).
Panjang & Dimensi
- LS Main Jetty: 240 meter
- EJMT Jetty: 300 meter
- EJD 1-2-3-4 Dry Bulk Jetty: 400 meter
- Lebar jetty: 50 meter
- Trestle: 76 meter
Kedalaman Air (LWS)
| Jetty | Kedalaman |
|---|---|
| Jetty A, F, G | 9.0 m (LWS) |
| Jetty B, E | 7.0 m (LWS) |
| Jetty C, D | 6.0 m (LWS) |
| EJMT | 13.5 m (LWS) |
| RORO | 4.5 m (LWS) |
| EJD 1-4 | 5–6 m (LWS) |
Lamongan Shorebase mampu menangani supply vessel, tanker, hingga Panamax di EJMT Jetty.
Vessel Restriction & Operational Standard
Untuk menjaga keselamatan dan efisiensi operasional:
- Vessel DWT maksimum 10.000 (Panamax di EJMT).
- Tanker wajib double hull dan SBT (segregated ballast tanks).
- Commercial vessel wajib double bottom.
- Berthing 24 jam untuk commercial dan supply vessel.
Standar ini membantu kontrol risiko maritim tetap optimal.
Framework: Bagaimana Operasional di Lamongan Shorebase Berjalan?
1) Marine Control & Navigation
- VHF CH 16 untuk Marine Control.
- Buoyage system: IALA System A lateral mark.
- Anchorage Area A dan B (10m LWS), Area C (11–12m LWS) untuk barges.
2) Berthing & Cargo Handling
- Crane: 5 unit (120T x2, 70T x3).
- Forklift: 10 unit (hingga 10T).
- Truck/Trailer: 9 unit kapasitas sekitar 35T.
- Heavy cargo maksimum 50T (metode tandem crane).
3) Work Permit System
Semua aktivitas wajib menggunakan sistem izin kerja dari HSE Management:
- Cold work permits
- Hot work permits
- Heavy lift permits
- Enclosed space work permits
Fasilitas Pendukung Utama
Industrial Fresh Water
Tersedia 6 titik delivery outlet di area jetty dengan kapasitas 50 ton/jam.
Warehouse & Open Yard
Tersedia area penyimpanan untuk tubular, heavy equipment, dan material proyek.
Fabrication & Welding Services
Layanan fabrikasi dan pengelasan mendukung kebutuhan instalasi, perbaikan, serta pekerjaan metal.
Fire & Oil Spill Response
Disiapkan tim tanggap darurat serta peralatan penanggulangan tumpahan minyak untuk menjaga kepatuhan HSE.
24-Hour Medical Clinic
Tersedia fasilitas medis dan dukungan emergensi untuk operasional berkelanjutan.
Contoh Operasional Nyata
Misalnya supply vessel membawa heavy equipment untuk proyek offshore.
Alur operasional yang umum:
- Pilot boarding di area yang ditentukan.
- Berthing mengikuti draft kapal dan jetty assignment.
- Cargo handling menggunakan crane sesuai kapasitas.
- Penempatan sementara di transit yard.
- Clearance melalui port control dan HSE.
Proses berjalan 24 jam untuk mendukung efisiensi turnaround time.
Integrasi dengan Galangan Kapal Profesional
Nilai tambah Lamongan Shorebase semakin kuat ketika operasional logistik bertemu dengan dukungan galangan kapal profesional.
PT Dok Pantai Lamongan (DPL) hadir sebagai Premier Shipyard of Choice dengan pengalaman lebih dari 1.500 proyek docking & repair dan pendekatan One Stop Service Shipyard.
- Ship Repair & Docking
- Ship Building (New Building)
- Ship Conversion & Modification
- Bollard Pull Test hingga 100 ton SWL
- Floating Repair Project seluruh Indonesia
- Sertifikasi: ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, dan SMK3
- Fasilitas: Slipway, Drydock, Floating Area, Airbag & Winch
Artinya, kapal yang beroperasi dapat mengakses dukungan perbaikan, modifikasi, dan pengujian secara efisien dalam ekosistem maritim terpadu.
Common Mistakes dalam Memilih Shorebase
- Tidak mengecek kedalaman LWS vs draft kapal.
- Tidak memahami vessel restriction dan persyaratan tanker.
- Tidak memastikan kapasitas crane untuk heavy lift.
- Mengabaikan sistem HSE, ISPS, dan work permits.
- Tidak mempertimbangkan dukungan shipyard untuk repair atau conversion.
FAQ
Apa itu Lamongan Shorebase?
Fasilitas pelabuhan dan logistik maritim di Jawa Timur untuk mendukung supply vessel dan aktivitas offshore.
Berapa kedalaman jetty terdalam di Lamongan Shorebase?
EJMT Jetty memiliki kedalaman hingga 13.5m LWS.
Apakah tersedia crane untuk heavy lift?
Ya. Tersedia crane hingga 120 ton dan 70 ton.
Apakah operasional berjalan 24 jam?
Ya. Commercial vessel dan supply vessel beroperasi 24 jam untuk berthing/unberthing.
Apakah Lamongan Shorebase compliant ISPS Code?
Ya. Fasilitas ini tercatat ISPS Code complied.
Checklist Evaluasi Shorebase
- ✔ Kedalaman sesuai draft kapal
- ✔ Crane capacity memadai
- ✔ Anchorage area jelas dan terstruktur
- ✔ HSE & ISPS compliant
- ✔ Work permit system ketat
- ✔ Terintegrasi dengan dukungan galangan kapal
Tips Praktis untuk Operator & Owner
- Pastikan LOA dan DWT sesuai batas operasional.
- Perhatikan musim: West monsoon (Nov–Feb) dan East monsoon (Mar–Okt).
- Siapkan heavy cargo plan sebelum kedatangan kapal.
- Koordinasikan rencana repair dengan shipyard jika ada temuan saat operasi.
Kesimpulan
Lamongan Shorebase adalah fasilitas pelabuhan strategis dengan spesifikasi teknis jelas, jetty hingga 13.5m LWS, dukungan heavy lift, dan sistem HSE yang ketat.
Keunggulan operasional semakin kuat dengan integrasi dukungan galangan kapal profesional.
Jika kapal Anda membutuhkan perbaikan, pembangunan, atau modifikasi dengan standar keselamatan tinggi, ketepatan waktu, dan kualitas teruji, PT Dok Pantai Lamongan (DPL) hadir sebagai galangan kapal pilihan dengan fasilitas lengkap, pengalaman lebih dari 1.500 proyek docking, serta layanan one stop service untuk kebutuhan maritim Anda.

Fadel Diza adalah Digital Marketing di PT Dok Pantai Lamongan. Ia memiliki ketertarikan besar pada dunia galangan kapal, khususnya perkembangan industri maritim serta pemanfaatan strategi digital untuk memperkuat daya saing perusahaan di sektor tersebut.
Melalui berbagai konten dan tulisan, Fadel Diza berbagi wawasan, informasi terkini, serta insight pemasaran digital yang relevan untuk industri galangan kapal dan maritim. Tujuannya adalah membantu pembaca memahami perkembangan industri secara lebih mudah dan aplikatif. Temukan lebih banyak tentang Fadel Diza di LinkedIn
